Monitoring dan Evaluasi Mahasiswa Magang Berdampak di BPPMHKP Aceh dan PSDKP Lampulo


Banda Aceh, 7–8 April 2026 – Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan (PSP), Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Syiah Kuala (FKP USK) melaksanakan kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) mahasiswa magang berdampak di dua instansi mitra, yaitu Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) Aceh dan Pangkalan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Lampulo.
Kegiatan monev diawali pada 7 April 2026 di BPPMHKP Aceh dan dibuka oleh Koordinator Magang Mahasiswa Berdampak, Ibu Ivonda Vicana Pandang, M.Tr.Pi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya kegiatan monitoring dan evaluasi sebagai upaya menjaga kualitas pelaksanaan magang serta memastikan mahasiswa memperoleh pengalaman belajar yang optimal di lapangan.
Selanjutnya, kegiatan monev dilaksanakan pada 8 April 2026 di PSDKP Lampulo yang dihadiri oleh Koordinator Program Studi bersama dosen pembimbing. Pada kedua lokasi tersebut, tim melakukan diskusi langsung dengan mahasiswa serta pihak instansi terkait mengenai perkembangan kegiatan magang, kendala yang dihadapi, serta capaian yang telah diperoleh.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi kesesuaian pelaksanaan magang dengan capaian pembelajaran, sekaligus memastikan mahasiswa mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam dunia kerja secara nyata.
Koordinator Program Studi, Ibu Alvi Rahmah, S.Pi., M.Si., menyampaikan bahwa monev menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas program magang. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai sarana pembelajaran berkelanjutan bagi mahasiswa.
“Melalui kegiatan ini, kita dapat memantau perkembangan mahasiswa secara langsung, memastikan kesesuaian antara teori dan praktik, serta melakukan evaluasi untuk perbaikan program ke depan. Harapannya, mahasiswa dapat memanfaatkan kesempatan magang ini untuk mengasah kompetensi dan kesiapan mereka memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Selain itu, dosen pembimbing juga memberikan arahan kepada mahasiswa agar lebih optimal dalam menjalankan tugas, meningkatkan kedisiplinan, serta mengembangkan kemampuan teknis dan soft skills selama berada di lokasi magang.


Baik pihak BPPMHKP Aceh maupun PSDKP Lampulo memberikan apresiasi terhadap kinerja mahasiswa yang dinilai aktif, adaptif, dan memiliki semangat belajar yang tinggi. Kolaborasi ini diharapkan dapat terus berlanjut dalam mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang kelautan dan perikanan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan program magang berdampak dapat terus ditingkatkan kualitasnya dan menjadi sarana efektif dalam mencetak lulusan yang siap kerja, profesional, dan berdaya saing di sektor kelautan dan perikanan.
Comments are closed